dongeng tentang putri, pangeran dan kerajaan, atau putri yang diselamatkan pangeran dari menara tinggi yang dijaga oleh seekor naga buas, mungkin udah sering kita mendengar dongeng klasik dari benua eropa ini. bahkan template ini udah sering banget digunakan para penulis novel ataupun naskah sebagai referensi karyanya, salah satu contohnya, masih ingat film shrek ? yang mengusung tema ini namun dengan gaya animasi komedi. nah opah king juga ga mau ketinggalan menceritakan ulang dongeng klasik ini, namun dengan caranya sendiri, apakah nanti ada hantunya ? atau naganya diganti menajadi monster mengerikan seperti dalam novel the mist ? engga koq..hehe, opah king masih menceritakan kisah kerajaan ini dengan klasik sehingga ga ada satupun yang dirubah elemen-elemen dasarnya, disini masih ada naga, penyihir, menara, dan raja yang adil dan bijaksana.
6 Okt 2013
28 Sep 2013
Peril at end house
22 Sep 2013
Katarsis : thriller psychology dalam negri
novel psychothriller indonesia pertama yang saya baca, apa ini memang novel genre tersebut yang pertama di indonesia ? saya ga bisa mengiyakannya, karena saya belum membaca semua novel dalam negri, jadi takut dibilang sotoy nantinya..hehe. mba anastasia boleh berbangga hati karena ini novel indonesia pertama yang saya beli tahun ini, yup cuma novel ini, karena novel genre favorit saya yang terbit setiap tahunnya bisa dihitung dengan jari khususnya karya penulis dalam negri, karena kebanyakan cuma terbit ulang dengan cover baru, seperti novel-novel abdulah harapap dan mara gd. jadi untuk tetap memenuhi kebutuhan saya akan cerita-cerita mistery penulis luarlah yang jadi pelampiasan..hehe
13 Sep 2013
CELL : novel zombie ala opah king
di halaman terakhir novel ini, tertulis "stephen king novelis yang tidak mempunyai ponsel". oke jadi ini novel yang ditulis opah king berdasakan kegelisahan yang dialaminya tentang sebuah telepon genggam, sebuah ide yang muncul ketika opah king merasa gusar dengan perkembangan teknologi telekomunikasi yang semakin canggih.lalu bagaimana kali ini opah king mengolah sebuah cerita dari ide dasar sebuah benda kecil yang kini jumlahnya semakin menggila, maka dawn of the dead dijadikan latar untuk cerita barunya kali ini. terlihat sekali bahwa opah king sangat mengidolakan film zombie George Romero itu dengan menyebutkan beberapa kali film ini dalam novelnya., yups kali ini opah king bercerita tenang zombie..tapi sayangnnya opah king tak mau menyebut makhluk ciptaannya itu sebagai zombie.., dia lebih suka menyebutnya manusia gila atau manusia ponsel..wtf ???
Langganan:
Postingan (Atom)



